Bupati Larang SD dan SMP di Cianjur Study Tour ke Luar Kota

14 May, 2024
12


Loading...
Bupati Cianjur Herman Suherman melarang SD dan SMP di Kota Santri untuk menggelar study tour ke luar kota.
Tanggapan saya terhadap keputusan Bupati Cianjur yang melarang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk melakukan study tour ke luar kota adalah positif. Larangan ini diambil sebagai upaya untuk memberikan perlindungan dan keamanan bagi siswa-siswi yang menjadi peserta study tour. Dengan adanya larangan ini diharapkan para siswa dapat terhindar dari risiko kecelakaan atau hal-hal buruk yang mungkin terjadi selama perjalanan study tour. Selain itu, larangan ini juga sejalan dengan upaya untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu bagi sekolah dan orang tua siswa. Dalam kondisi ekonomi yang sedang sulit seperti saat ini, mengurangi biaya study tour ke luar kota dapat menjadi solusi untuk meringankan beban keuangan sekolah maupun orang tua siswa. Namun, saya juga berharap bahwa larangan ini disertai dengan alternatif kegiatan atau program lain yang tidak kalah bermanfaatnya bagi siswa. Misalnya, mengadakan study tour di dalam kota atau mengadakan kegiatan yang lebih edukatif dan bermanfaat bagi perkembangan akademik atau non-akademik siswa. Secara keseluruhan, larangan study tour ke luar kota bagi siswa SD dan SMP di Cianjur merupakan langkah yang positif untuk mengutamakan keamanan, efisiensi keuangan, dan pengembangan alternatif kegiatan yang bermanfaat bagi siswa. Diharapkan kebijakan ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Cianjur dan mendorong inovasi dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di masa yang akan datang.

Setujukah? Bagaimana pendapat anda? Berikan comment or reaction dibawah
Like emoji
Like
Love emoji
Love
Care emoji
Care
Haha emoji
Haha
Wow emoji
Wow
Sad emoji
Sad
Angry emoji
Angry

Tags

Comment