Rektor Unsrat Manado Prof Berty Sompie Pastikan Tidak Ada Kenaikan UKT Tahun ini

22 May, 2024
6


Loading...
Kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Tanah Air tengah ramai dibahas jelang awal tahun ajaran 2024-2024.
Berita mengenai pernyataan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Berty Sompie, yang memastikan tidak ada kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun ini, merupakan kabar yang menggembirakan bagi mahasiswa dan orang tua. Di tengah situasi ekonomi yang tidak pasti akibat berbagai faktor, termasuk dampak pandemi COVID-19, keputusan ini hadir sebagai angin segar bagi banyak pihak. Kebijakan ini menunjukkan komitmen institusi pendidikan untuk mendukung aksesibilitas pendidikan tinggi, terutama bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi yang beragam. Pertama-tama, tetapnya UKT dapat mengurangi beban financial mahasiswa. Banyak mahasiswa yang sudah terpukul oleh kondisi ekonomi yang sulit; biaya hidup yang meningkat dan ketidakstabilan pekerjaan bagi sebagian orang tua membuat pendidikan tinggi semakin sulit dicapai. Dengan tidak adanya kenaikan UKT, seluruh mahasiswa dapat merasa lebih tenang dan fokus pada studi mereka tanpa harus khawatir akan biaya tambahan. Ini juga menunjukkan bahwa pihak universitas lebih berfokus pada kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswanya ketimbang sekadar mencari sumber pendapatan tambahan. Di sisi lain, keputusan ini tentu juga menantang bagi pihak universitas dalam hal pengelolaan anggaran. Dengan tidak adanya kenaikan, Unsrat perlu mencari cara untuk mempertahankan kualitas layanan pendidikan mereka. Ini bisa dilakukan melalui efisiensi anggaran, peningkatan produktivitas dosen, atau mencari sumber pendanaan alternatif, seperti kerjasama dengan industri atau lembaga donor. Inovasi dalam kurikulum dan metode pengajaran juga mungkin perlu ditingkatkan agar tetap relevan dan berdaya saing, meskipun tanpa tambahan dana. Selain itu, pernyataan Rektor ini juga dapat menjadi sinyal positif bagi calon mahasiswa baru dan orang tua mereka. Dengan adanya kepastian mengenai UKT, mereka dapat merencanakan pendidikan anak mereka dengan lebih baik. Ini juga bisa menarik lebih banyak peminat untuk mendaftar di Unsrat, meningkatkan jumlah pendaftar dan potensi kolaborasi dengan pihak luar. Dalam dunia akademis yang semakin kompetitif, keputusan ini merupakan langkah strategis yang dapat meningkatkan reputasi universitas. Namun, keputusan tersebut juga harus diimbangi dengan transparansi dan komunikasi yang baik antara pihak universitas dan mahasiswa. Penting bagi Rektor dan pihak pengelola universitas untuk menjelaskan keputusan ini secara terbuka kepada mahasiswa, serta menyampaikan strategi dan langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga. Dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan pengelola universitas juga diperlukan untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan mahasiswa, sehingga semua pihak dapat merasa diikutsertakan dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi masa depan pendidikan mereka. Secara keseluruhan, berita tentang tidak adanya kenaikan UKT di Unsrat merupakan langkah positif dalam mendukung pendidikan tinggi yang lebih merata. Ini menjadi contoh bagi universitas lain untuk mempertimbangkan kebijakan yang serupa, terutama dalam situasi yang sulit. Dengan perencanaan yang matang dan komunikasi yang jelas, diharapkan keputusan ini tidak hanya memberikan keuntungan jangka pendek tetapi juga membangun fondasi yang kuat bagi pengembangan institusi dan mahasiswanya di masa depan.

Setujukah? Bagaimana pendapat anda? Berikan comment or reaction dibawah
Like emoji
Like
Love emoji
Love
Care emoji
Care
Haha emoji
Haha
Wow emoji
Wow
Sad emoji
Sad
Angry emoji
Angry

Comment