Loading...
Bupati Kubu Raya menuturkan pembinaan terhadap warga binaan menjadi suatu keharusan agar nantinya mereka dapat kembali dan berperan di masyarakat.
Berita tentang "Safari Ramadan di Lapas, Bupati Kubu Raya Sujiwo Bantu Atasi Kendala Air Bersih" menunjukkan upaya positif dari pemerintah daerah untuk memperhatikan kebutuhan pokok di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas). Dalam konteks bulan Ramadan yang merupakan waktu penuh berkah dan kepedulian, langkah tersebut menjadi penting, terutama karena kondisi di dalam Lapas dapat sangat terbatas.
Pendekatan yang dilakukan oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap warga binaan dan memastikan bahwa mereka tetap mendapatkan hak-hak dasar yang layak, seperti akses terhadap air bersih. Hal ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup narapidana. Air bersih adalah elemen vital yang sering kali terabaikan dalam pengelolaan fasilitas lapas, sehingga intervensi seperti ini sangat diperlukan.
Safari Ramadan juga menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan interaksi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk warga binaan di Lapas. Dengan mengadakan kegiatan ini, Bupati tidak hanya menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan fisik, tetapi juga menjalin hubungan emosional yang lebih dekat dengan mereka. Hal ini dapat berkontribusi pada proses rehabilitasi narapidana, yang pada gilirannya akan mendukung reintegrasi mereka ke dalam masyarakat setelah menjalani hukuman.
Namun, meskipun bantuan air bersih adalah langkah yang baik, tantangan lain yang dihadapi oleh Lapas harus tetap diaddress. Selain kebutuhan dasar air bersih, perhatian terhadap aspek kesehatan, pendidikan, dan kegiatan rehabilitasi lainnya juga perlu diprioritaskan. Adanya program yang berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas hidup narapidana menjadi kunci penting dalam proses pembinaan mereka.
Secara keseluruhan, berita ini tidak hanya sekadar informasi mengenai kegiatan pemerintah, tetapi juga merupakan refleksi dari upaya kolektif untuk menjadikan masyarakat yang lebih baik, termasuk di dalam sistem peradilan. Angka kejahatan yang tinggi dan over kapasitas di Lapas sering kali terkait dengan faktor sosial yang lebih luas, sehingga intervensi dari pemerintah, non-pemerintah, dan komunitas sangat diperlukan untuk mengatasi akar permasalahan ini. Kegiatan seperti Safari Ramadan ini bisa jadi adalah langkah awal yang baik menuju perubahan yang lebih besar, baik untuk narapidana maupun masyarakat secara keseluruhan.

Setujukah? Bagaimana pendapat anda? Berikan comment or reaction dibawah
Like
Love

Care
Haha

Wow

Sad

Angry
Comment