Loading...
Selly menyarankan menjaga mentalitas harus dimiliki setiap anggota agar bisa tetap menjaga marwah institusi Polri.
Berita mengenai kekerasan anak yang dilakukan oleh aparat kepolisian merupakan isu yang sangat serius dan memprihatinkan. Hal ini menunjukkan adanya masalah mendalam dalam sistem penegakan hukum dan perlindungan anak di masyarakat. Dalam konteks ini, kita harus memperhatikan beberapa aspek, termasuk pendekatan yang digunakan oleh polisi, pelatihan yang diterima, serta lingkungan sosial yang mempengaruhi tindakan mereka.
Pertama, peningkatan kekerasan terhadap anak oleh polisi mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelatihan bagi aparat penegak hukum. Mereka seharusnya dilatih untuk menangani situasi dengan empati dan mengedepankan perlindungan anak sebagai prioritas. Kekerasan terhadap anak, baik secara fisik maupun psikologis, tidak hanya berdampak negatif pada individu yang terlibat tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Selanjutnya, mentalitas aparat kepolisian perlu dicermati. Bagaimana mereka diperlengkapi untuk memahami dan menangani isu-isu yang berkaitan dengan anak sangat mempengaruhi pola perilaku mereka di lapangan. Jika pendekatan yang mereka terima bersifat agresif dan tidak mengutamakan pendekatan restoratif, maka situasi seperti ini cenderung akan terus berlanjut. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan pendekatan yang lebih manusiawi dan berbasis pada hak asasi manusia, di mana polisi berperan sebagai pelindung masyarakat, bukan sebagai penyerang.
Perlunya kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak juga sangat penting. Selain penegakan hukum yang tegas terhadap kekerasan, kita membutuhkan program intervensi yang membantu aparat penegak hukum dalam memahami dan merespons situasi yang melibatkan anak dengan lebih baik. Edukasi masyarakat tentang hak anak dan pentingnya melaporkan kekerasan juga tidak kalah penting untuk mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran.
Dengan menanggapi isu ini secara terbuka, diharapkan adanya reformasi dalam kebijakan dan pelatihan untuk kepolisian, serta peningkatan mekanisme pengawasan dan akuntabilitas. Transparansi dalam menyikapi kasus-kasus kekerasan juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi hukum. Ini adalah langkah penting untuk melindungi generasi penerus kita dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Setujukah? Bagaimana pendapat anda? Berikan comment or reaction dibawah
Like
Love

Care
Haha

Wow

Sad

Angry
Comment