IWAPI Banda Aceh Bagi Takjil Sambil Kampanye Ramah Lingkungan Milik UMKM, Bebas Styrofoam

4 hari yang lalu
7


Loading...
Ketua Umum DPC IWAPI Kota Banda Aceh, Yudhi Magda SE MBA, mengatakan selain berbagi pada masyarakat, pihaknya juga berbagi berkah dengan memborong
Berita mengenai IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Banda Aceh yang membagikan takjil sambil melakukan kampanye ramah lingkungan merupakan inisiatif yang sangat positif dan patut diapresiasi. Keberadaan organisasi seperti IWAPI berperan penting dalam memberdayakan perempuan, khususnya pengusaha, sambil mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan bagi takjil ini bukan hanya berarti memberikan makanan untuk berbuka puasa, tetapi juga menjadi momen untuk menyebarkan kesadaran akan penggunaan bahan ramah lingkungan, seperti penghindaran styrofoam yang diketahui berbahaya bagi lingkungan. Kampanye ramah lingkungan yang dijalankan bersamaan dengan momen berbuka puasa ini menunjukkan sinergi antara aspek sosial dan lingkungan, yang penting untuk diintegrasikan dalam setiap aktivitas masyarakat. Dengan mengedukasi masyarakat tentang bahaya penggunaan styrofoam, IWAPI membantu menciptakan pola pikir yang lebih sadar lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya global untuk mengurangi penggunaan plastik dan material berbahaya, yang dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk menampilkan produk mereka. Dengan memberikan takjil, UMKM dapat memperkenalkan brand mereka kepada khalayak lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk beroperasi secara berkelanjutan. Dukungan terhadap UMKM adalah salah satu faktor penting dalam memulihkan ekonomi lokal, terutama di masa pasca-pandemi. Dengan adanya dukungan dan promosi dari IWAPI, diharapkan UMKM dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta mengadopsi praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan. Dalam konteks perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin tidak terhindarkan, kegiatan seperti ini merupakan langkah konkret untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Selain edukasi, IWAPI juga memberikan contoh nyata bahwa usaha kecil pun bisa berpartisipasi dalam perubahan yang lebih besar, dan bahwa solusi ramah lingkungan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga dapat mendorong inovasi di kalangan UMKM untuk menciptakan produk alternatif yang lebih berkelanjutan. Akhir kata, kegiatan IWAPI Banda Aceh ini tidak hanya sekadar bagi-bagi takjil, tetapi lebih dari itu, merupakan sebuah gerakan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam menjaga bumi. Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat menginspirasi organisasi lain di seluruh Indonesia untuk mengambil langkah serupa, sehingga bisa mempercepat pergeseran menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan masyarakat yang lebih sadar lingkungan. Dengan semakin banyaknya dukungan untuk inisiatif ramah lingkungan, masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi kita semua dapat terwujud.

Setujukah? Bagaimana pendapat anda? Berikan comment or reaction dibawah
Like emoji
Like
Love emoji
Love
Care emoji
Care
Haha emoji
Haha
Wow emoji
Wow
Sad emoji
Sad
Angry emoji
Angry

Tags

Comment